Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label AIR

AIR SUMBER KEHIDUPAN

AIR SUMBER KEHIDUPAN KITA Ilmu pengetahuan telah banyak belajar tentang air, tetapi implikasi dari data yang ada sekarang menunjukkan hal yang mengejutkan. Mungkinkah air dari segala sesuatu yang kita makan atau minum membawa suatu konten informasi halus yang menanamkan "memori" ke kita "badan air." Bisa gambar visual yang kita hadapi, suara yang kita dengar, dan pikiran kita semua akan di kodekan ke dalam air, sel-sel kita, dan menjadi bagian dari pikiran bawah sadar kita? Tubuh kita terdiri dari banyak air. Coba bayangkan jika air terkuras dalam tubuh kita dan tidak yang tersisa? Sangat mudah untuk melihat bahwa tubuh kita membutuhkan banyak air. Dengan minum air, tubuh kita akan merespon positif. namun jika kita tidak minum cukup air, tubuh akan mulai untuk memindahkan air dari sistem kurang penting untuk sistem yang lebih penting. Pertanyaannya adalah, apakah sistem dalam tubuh akan mengklasifikasikan sebagai kurang penting? Tak kurang 75 persen dalam jaring...

AIR

AIR adalah sumber kehidupan. Ungkapan itu tak dapat dipungkiri. Tak ada satupun makhluk hidup yang bisa hidup tanpa air, termasuk manusia. Banyak sekali manfaat air bagi manusia. Sebagai air minum yang mengisi   kebutuhan tubuh manusia adalah manfaat paling utama air. Semua makhluk hidup pasti memerlukan air minum, untuk melepas dahaga dan memenuhi ke butuan cairan di dalam tubuhnya. Kenyataan bahwa air memiliki nilai tinggi dalam pen ncegahan penyakit, sekaligus penyembuhan, sudah banyak dilupakan . Tampaknya menjadi pengetahuan yang telah hilang di zaman kini, ketika orang lebih banyak memilih kopi dan soda, membuat air sebagai sumber minuman yang   sehat terlupakan. Bahkan dalam dua dekade lalu sempat dinilai ketinggalan zaman. Namun dengan semakin panasnya bumi, anomali-anomali yang terjadi pada alam dan iklim, membuat manusia kembali menengok pada alam. Kembali memperhatikan lingkungan, dan kembali menggali kekayaan alam dan lingkungan untuk masa depan manusia. Pen...