Langsung ke konten utama

MANFAAT MINUM TEH

MANFAAT MINUM TEH
Banyak orang yang memiliki kebiasaan minum teh tak manyadari bahwa minum teh itu banyak manfaatnya. Setiap Janis teh memiliki manfaat yang berbeda juga. Misalnya sajd teh hijau (green tea) memiliki manfaat paling besar karena tidak mengalami fermentasi. Teh ini dapat mencegah kan ker, liver, dan dapat menghilangkan panas dalam. Jenis teh ini kaya akan vitamin A, C, dan E. Warna teh jenis ini hijau muda dan beraroma segar.
Yang paling banyak dikonsumsi sekarang ini adalah teh merah/teh hitam. Teh ini merupakan teh berfermentasi berat yang memiliki aroma dan rasa yang kuat. Teh ini dapat menghilangkan lemak dan membantu kerja pencernaan.
Jenis lainnya adalah teh oolong yang berasal dari bahan yang sama dengan teh hijau maupun teh merah. Teh ini hanya mengalami fermentasi ringan. Sementara teh putih tak melalui proses fermentasi dan sejak di pohon dihindarkan dari matahari untuk menghasilkan air minum yang berwarna putih.
Menurut penelitian yang dilakukan Origins Natural Re-sources, perusahaan komestik terkemuka di dunia (2003), teh putih mempunyai manfaat: mencegah kanker kulit karena pengaruh sinar ultra violet matahari, anti aging (mencegah penuaan dini), menghilangkan keriput sekaligus mengencangkan kulit, mencegah kelebihan berat badan.
Hasil penelitian ilmiah dari Roderick H. Dashwood, ahli biokimia di Linus Paulin Institute, telah membuktikan bahwa kandungan aktioksidan dalam teh putih lebih tinggi
dibandingkan dengan teh hitam maupun teh hijau. Kandungan polifenol yang sangat tinggi di dalam teh putih bermanfaat untuk menetralisir radikal bebas penyebab Welker dan dapat mencegah mutasi DNA 2-5 kali lebih efisien teh hijau dan teh hitam, serta 100 kali lebih efektif dri  vitamin C dan 25 kali lebih efektif dari vitamin E sehingga  sangat baik untuk perawatan kulit.
Selain  itu, manfaat polifenol untuk kesehatan adalah molancarkan aliran darah pada pembuluh darah, anti aging/ afth penuaan dini dan mencegah pengerutan di kulit, mene-tekanan darah, menurunkan kolesterol, mencegah perwakit jantung koroner, mencegah stroke, menurunkan kodar gula darah, menenangkan sekaligus menambah numyehatkan gigi dan gusi, mengeluarkan racun serta meuguatkan sistem kekebalan tubuh.
Teh Oolong atau Ching Cha adalah teh dengan fermentasi Unman. Teh Oolong memiliki aroma dan rasa yang sangat lembut. Teh ini juga bermanfaat menurunkan hipertensi, menjaga stamina, dan menyegarkan pernapasan.
IV. Pengolahan Teh
1. Teh Hijau
Dibanding ketiga jenis teh lainnya: teh fermentasi (teh hitarn), teh semifermentasi (teh oolong dan teh pouchong) serta teh tanpa fermentasi (teh putih) teh hijau bisa disebut sebagai teh yang memiliki potensi khasiat untuk kesehatan yang paling baik. Kenapa demikian? Ini karena dalam teh hijau kandungan katekin dapat dipertahankan secara lebih utuh. Zat yang merupakan komponen bioaktif itu dapat dipertahankan dengan cara menginaktivasi enzim polifenol oksidasi baik melalui proses pelayuan maupun pemanasan. Pada proses pengolahan Iainnya, katekin dioksidasi menjadi senyawa orthoquinon, bisflavanol, theaflavin dan thearubigin yang kemampuannya tidak sehebat katekin.
Pengolahan teh hijau Indonesia mengikuti serangkaian proses fisik dan mekanis tanpa atau sedikit mengalami proses oksimatis terhadap daun teh melalui sistem panning (bahasa Sunda: sangray).
Tahapan pengolahannya terdiri atas pela-yuan, penggulungan, pengeringan, sortasi dan grading serta pengemasan.
a.         Pelayuan
Berbeda dengan proses pengolahan teh hitam, pela¬yuan di sini bertujuan menginaktifasi enzim polyphenol oksidase untuk menghindari terjadinya proses oksimatis. Akibat proses ini daun menjadi lentur dan mudah digulung. Pelayuan dilakukan dengan cara mengalirkan sejumlah daun teh kedalam mesin pelayuan Rotary Panner dalam keadaan panas (80-100°C) selama 2-4 menit secara kontinyu. Penilaian tingkat layu daun pada pengolahan teh hijau dinyatakan sebagai persentase Iayu, yaitu perbandingan daun pucuk layu terhadap daun basah yang dinyatakan dalam persen. Persentase Iayu yang ideal untuk proses pengolahan teh hijau adalah 60-70%. Tingkat layu yang balk ditandai dengan daun layu yang berwarna hijau cerah, lemas dan inengeluarkan bau yang khas.
b. Penggulungan
Pada proses pengolahan teh hijau, penggulungan merupakan  tahapan pengolahan yang bertujuan untuk membentuk mutu secara fisik. Selama proses penggulungan daun teh akan dibentuk menjadi gulungan kecil dan terjadi pemotongan. Proses ini dilakukan segera setelah daun Iayu keluar dari mesin pelayuan. Mesin penggulung yang biasa digunakan adalah Open Top Roller 26" type single At thin selama 15-17 menit.
c) pengeringan
Pengeringan bertujuan untuk mereduksi kandungan air dalam daun hingga menjadi 3-4%. Untuk mencapai kadar air yang demikian rendahnya, pengeringan umumnya dilakukan dalam dua tahap. Pengeringan pertama bertujuan mereduksi kandungan air dan memekatkan cairan sel yang manempel pada permukaan daun. Hasil pengeringan pertana masih setengah kering dengan tingkat kekeringan (kering dibagi basah) sekira 30-35%. Mesin yang digunakan pada proses pengeringan pertama ini adalah ECP dengan masuk 130-135°C dan suhu keluar 50-55°C dengan lama pengeringan kurang lebih 25 menit. Di samping memperbaiki bentuk gulungan, pengeringan kedua bertujuan untuk mengeringkan teh sampai kadar airnya menyentuh angka 3-4%. Mesin yang digunakan dalam proses ini biasanya berupa Rotary Dryer type repeat roll. Lama pengeringan berkisar antara 80-90 menit pada suhu dibawah 70°C.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

ASAL USUL UBI UNGU

Asal-Usul ubi ungu Varien Moos dalam Purple Sweet Potato Leaves mengatakan, ubi ungu yang nama ilmiahnya   Ipomoea hotatas memiliki   nama yang berbeda-beda di berbagai negara. Di Peru dikenat dengan nama kecil sweetpotato,di negara Karibia disebut "sweet", di Afrika disebut "Cilera /Mona" dan di Eropa dan sebagian negara Asia disebut “sweet Potato". Penampitan fisiknya memitiki beragam hontuk dan nuansa. Warna dagingnya ada yang putih, kiming/oranye atau merah/ungu, dlt. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan, tepatnya Peru. Negara ini menjadi tempat tertua ditemukannya konsumsi dan penanaman uhi. Studi menunjukkan ubi ditanam lebih dari 10.000 tahun yang tatu di wilayah Ayacucho. Kebudayaan-kebudayaan yang berbeda menempatkan ubi sebagai makanan utama. Di Peru simbol-simbot yang menggambarkan ubi ditemukan pada lembaran ke-budayaan Paracas, gambar-gambar pada keramik per-adaban Mocha. Cetakan tentang ubi ini juga ditemukan di gua-gua Huarochiri, yan...

UBI UNGU

Ubi jalar kini diakui dunia sebagai satah satu s uperfood baru yang memitiki manfaat besar bagi ke se hatan manusia. Tanaman yang di sejumlah negara disebut Sweet Potato itu telah dinobatkan sebagai 'juara dalam 'kompetisi' kekayaan nutrisi ketompok sayur -sayuran yang dise lenggarakan o l eh Asosiasi Ah l i Nutrisi Amerika Serikat . D i antara beberapa jenis ubi yang ada, ubi ungu yang ada . Miliki kandungan gizi yang paling tinggi. Di samping itu ungunya telah memberikan kandungan antosianin yin g tinggi, yang bermanfaat untuk menangkal dan berbagai penyakit kronis dan mematikan. Ubi ungu  mengandung berbagai zat antioksidan lainnya yang  inembantu tubuh menangkat radikal bebas. Dalam ubi ungu terkandung beta karoten dan serat yang tinggi, karbohidrat kompleks, berbagai vitamin dan mineral sehingga sangat bagus untuk kesehatan. Bagusnya lagi ubi ungu memiliki kalori dan indeks glikemik yang rendah. Sayangnya, datam masyarakat kita ubi justru ditinggatka...

KUNYIT PUTIH

Manfaat Kunyit Putih 1. Populer Sebagai Anti Kanker Dikalangan awam, nama kunyit putih memang masih terasa sangat asing. Bahkan kalangan ibu-ibu yang setiap hari memasak di dapur kebanyakan hanya mengenal kunyit/ kunyit merah. Karena kunyit merah inilah yang biasanya digunakan sebagai bumbu masakan. Namun di kalangan para peracik obat tradisional, kunyit putih sudah tidak asing lagi. Kunyit putih banyak digunakan sebagai bahan untuk membuat jamu atau obat tradisional melalui berbagai ramuan. Nama kunyit putih semakin berkibar di kalangan ini ketika berbagai hasil penelitian menemukan bahwa kunyit putih ternyata mengandung senyawa kimia yang berkhasiat mencegah berkembangbiaknya sel-sel kanker. Secara fisik dan rasa, kunyit dan kunyit putih memang berbeda. Kunyit merah memiliki warna daging jingga oranye. Ukurannya pun cenderung lebih besar dibanding kunyit putih. Sedangkan dalam hal rasa, rimpang kunyit putih lebih getir ketimbang saudaranya. Namun aromanya lebih khas dan ...